Assalamu'alaikum.. Welcome to my blog (^_^) I don't have any idea about the description of its content, just read it and give any comment if you want.. Just enjoy and happy reading...
Kamis, 10 April 2014
Second Entry
Hello-hello, perkenalkan, aku author kedua di blog ini.
Well, sebenarnya, blog ini punya istri saya, well, berhubung dia pengen aku ikut meramaikan halaman ini, so, here goes nothing..
Tema hari ini adalah traveling. Seperti yg istriku sampaikan di "First Entry", dia sebenernya cukup menikmati jalan-jalan ke negeri antah berantah. Mungkin kalau nggak nikah denganku, dia mungkin sekarang sedang berjuang mendaki gunung Jaya Wijaya. Ahahahaha.. But that's her and her adventurous heart, and I appreciate her for chose to be next to me.
Mungkin, selaras dengan hobi istriku, aku seneng Fotografi,.. Hihi.. That's perhaps made Anton your type, didn't it? Aku suka mengabadikan momen-momen khusus ke dalam rekaman digital dan menikmatinya di lain waktu. Well, mungkin aku akan mencoba memasang beberapa hasil jepretanku disini.
Well, sesuai dengan tema hari ini. Hari ini aku baru saja menonton film The Secret Life of Walter Mitty, dimana secara singkat menceritakan Mitty yang dipaksa melanglang buana. Dan itulah para pembaca, yg akan kuceritakan di Blog ini. Well, let's gonna say that spoiler may be spoiled. So be warned.
Mitty adalah seorang pelamun. Baginya, isi kepalanya jauh lebih luas dari wilayah teritori China, pun jauh lebih ramai dari stasiun subway New York di jam sibuk. Mitty bekerja di sebuah perusahaan majalah dimana dia bekerja sebagai pengelola negatif film. Suatu hari, dia dikirimi sekumpulan foto dari seorang fotograper andalan di perusahaannya bersama dompet sebagai hadiah khusus untuk si Mitty. Sang fotograferpun tak lupa mewanti-wanti agar menggunakan foto nomor 25 sebagai cover utamanya. Tapi, apa yang terjadi? Ternyata foto nomor 25 tidak ada di kumpulan negatif yg Mitty terima. Mendapat tekanan kiri-kanan, Mitty akhirnya nekat mencari sang fotografer untuk menanyakan dimana foto nomor 25. Celakanya, sang Fotografer adalah seorang dengan jiwa bebas. Tidak ada satu orang pun yg tahu dimana keberadaannya dan satu-satunya petunjuk yg Mitty punya hanyalah kumpulan foto yang dikirim padanya. Berbekal foto, tekanan dari bos serta dukungan dari Ceryl Melhoff, Mitty pun melanglang buana.
Lanjutan cerita ini mungkin akan lebih baik kalau kalian lihat sendiri. Bukan karena aku malas menulisnya (sumpah.. Bukan karena itu.. Beneran.. Ok.. Karna aku malas) tapi juga karena kalian akan disuguhi pemandangan-pemandangan indah dari lokasi syuting. Seperti Greenland yg mayoritas salju dan Iceland yang dipenuhi pegunungan hijau (pretty ironic isn't it?). Selain itu, kalian juga akan diajak menyaksikan bagaimana traveling dapat memperlebar cakrawala seorang Walter Mitty dan membuat si Mitty sadar bahwa dunia nyata ternyata menghidangkan aksi yang lebih panas dan pedas dari khayalannya.
Mitty sedikit banyak menggoda para penontonnya untuk melangkahkan kaki kita sedikit (BANYAK) lebih jauh dari biasanya, seperti halnya film 5cm. Dan honest to be told, aku juga pengen sesekali jalan-jalan ke tempat antah berantah bersama istri dan anak-anakku nanti. Selain itu, Mitty juga cukup mengingatkanku akan seorang teman yg dulunya "orang rumahan" sekarang ketagihan travelling. Well, semoga nasibmu jauh lebih baik dari si Mitty kawan. Setidaknya si Mitty (spoiler alert) dipecat dari pekerjaannya.
Well, itu saja dulu mungkin sedikit cuap-cuapku tentang The Secret Life of Walter Mitty. Semoga bagi kalian yang belum pernah bepergian jauh, bisa memulai perjalanan pertama kalian. Bagi yg sudah traveling, semoga selamat dan have fun. Dan teruntuk istriku, kalau kita udah cukup settle down, InsyaAllah kamu akan kuajak travelling lagi, kali ini aku akan jadi personal fotografermu.
Terima kasih atas waktunya membaca cuap-cuapku. Seiring dengan waktu, blog ini akan kami perbaiki tampilannya. Dan sebagai janjiku, ini salah satu hasil jepretanku:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar